Aspek Manusia dalam Human Computer Interaction

Aspek Manusia dalam Human Computer Interaction

Membuat design sistem yang efektif, harus memahami kemampuan dan keterbatasan manusia karena manusia sangat kompleks, tidak konsisten, kurang deterministik (sulit diprediksi).


Aspek Manusia dalam Human Computer Interaction (HCI)


Agar dicapai design sistem yang efektif dapat dicapai dengan mempelajari tentang aspek-aspek sebagai berikut : 

  1. Psikologi kognitif manusia 
  2. Aspek sosial dan aspek organisasi
  3. Aspek penglihatan terdiri dari faktor-faktor :
  • Luminans merupakan jumlah cahaya yang dipantulkan oleh permukaan benda, semakin besar luminans dari objek, detil objek yang dapat dilihat mata juga akan semakin bertambah. Diameter pupil yang semakin mengecil akan meningkatkkan kedalaman fokusnya. Semakin besar luminans sebuah objek akan menyebabkkan mata bertambah sensitif terhadap kedipan (flicker).

  • Kontras merupakan hubungan antara cahaya yang dikeluarkan oleh suatu objek dan cahaya latar belakang objek tersebut atau selisih antara luminans objek dan latar belakang, dibandingkan degan luminans latar belakang. Berinilai positif jika cahaya yang dipancarkan oleh suatu objek lebih besar dibandingkan dengan yang dipancarkan oleh latar belakang sehingga objek yang sesungguhnya akan tampak. Bernilai negatif jika cahaya yang dipancarkan lebih kecil dibandingkan dengan yang dipancarkan oleh latar belakang sehingga objek sesungguhnya akan tampak terserap oleh latar belakang dan menjadi tidak tampak.

  • Kecerahan merupakan tanggapan subjektif terhadap cahaya. Luminans yang tinggi akan berimplikasi pada kecerahan yang tinggi.

    BACA JUGA :

  • Sudut dan ketajaman penglihatan merupakan sebuah sudut yang dibentuk objek dengan mata. Ketajaman penglihatan adalah sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat sebuah objek dengan jelas. Sudut penglihatan yang nyaman bagi mata adalah 15 menit (detik busur) dan dalam keadaan penglihatan yang buruk dapat dinaikan menjadi 21 menit (detik busur).

  • Medan penglihatan merupakan sudut yang dibentuk ketika mata bergerak ke kiri terjauh dan ke kanan terjauh. Faktor yang sangat penting dalam menentukan ukuran layar tampilan atau tata letak tampilan dan piranti pengkontrol yang akan digunakan terbagi menjadi 4 daerah penglihatan binokuler, monokuler kiri, monokuler kanan, dan daerah buta.

  • Warna merupakan sensasi yang diperoleh mata, panjang gelombang cahaya yang tampak berkisar antara 400-700 nm (dari ultraviolet s.d infrared). Dan dengan luminans konstan dan jumlah cahaya putih yang ditambahkan saturasi dijaga tetap, seseorang yang memiliki penglihatan normal mampu membedakan 128 warna. Mata dapat membedakan warna secara akurat ketika posisi objek membentuk sudut kurang lebih 60 derajat terhadap mata (dengan posisi kepala dan mata terdiam).

  • Pendengaran manusia kebanyakan dapat mendeteksi suara dalam kisaran frekuensi 20 Hertz sampai 20 Khertz.

  • Kendali motorik manusia terletak pada kedua tanan yang masing-masing memiliki jari tangan yang digunakan untuk menginputkan data atau perintah kecepatan jari tangan terbatas, jari-jari tangan dapat dilatih dalam mencapai kemampuan tertentu. 


Nah itu dia artikel tentang Aspek Manusia dalam Human Computer Interaction yang perlu Anda ketahui, Silakan share artikel ini jika dirasa bermanfaat. Semoga membantu dan salam Leafcoder!





Belum ada Komentar untuk "Aspek Manusia dalam Human Computer Interaction"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel



Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel