HARI PANGAN SEDUNIA : Petani Pejuang Pangan dan Gizi Bangsaku



Hari Pangan Sedunia ditetapkan pada tanggal 16 Oktober oleh Food and Agriculture Organization melalui resolusi PBB No. 1/1979.

Dengan diselenggarakannya Hari Pangan Sedunia ini, diharapkan bisa dijadikan momentum untuk mengingatkan semua masyarakat dunia tentang pentingnya tersedianya pangan yang cukup dan juga bisa menstimulasi produksi pangan di Indonesia maupun di dunia agar selalu meningkat dan stabil guna memenuhi kebutuhan hidup utama yaitu kebutuhan makanan pokok dan makanan penunjang lainnya.

Pangan dan gizi merupakan kebutuhan utama masyarakat Indonesia dan dunia untuk bertahan hidup, tanpa pangan dan gizi yang cukup akan sangat mustahil bagi masyarakat untuk bertahan dikerasnya era globalisasi dan perdagangan bebas saat ini.

Saat ini khususnya di negara kita Indonesia, penyokong pangan nomor satu adalah para petani. Petani disini berarti kompleks yaitu bisa berarti petani padi, peternak, nelayan, dan juga wirausaha lain yang memproduksi bahan makanan.
Petani pejuang pangan dan gizi bangsaku, petani hidup dan mati bangsaku, petani tulang punggung pangan dan gizi bangsaku.

Kerjasama antara petani dan masyarakat mutlak dibutuhkan untuk mengatasi permasalahan pangan khususnya di Indonesia dalam peningkatan produksi pangan yang bergizi dan berkelanjutan, untuk pemenuhan pangan secara nasional, yang pada akhirnya juga dapat berkontribusi terhadap pemenuhan pangan dunia.  

1 Komentar untuk "HARI PANGAN SEDUNIA : Petani Pejuang Pangan dan Gizi Bangsaku"

Iklan Atas Artikel



Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel