Penjelasan lengkap Role Player di Dota 2


Penjelasan lengkap tentang Role Player di Dota 2 dan contoh hero hard carry,midlaner,offlaner,semi support,dan hard support dibawah ini sangat cocok disimak untuk menambah informasi kalian terutama yang baru mulai belajar bermain game online berjenis MOBA yang sangat populer didunia ini. Selamat membaca.

Penjelasan lengkap Role Player di Dota 2


1. Posisi 1 : Hard Carry

Posisi 1 disebut dengan Hard Carry, peran player dengan role Hard Carry ini mempunyai prioritas utama dalam urusan Farming, karenan nantinya player dengan posisi Hard Carry akan menjadi “peng-gendong” tim kearah kemenangan. Farming adalah mencari poin experience dan gold dengan cara membunuh creeps di lane ataupun membunuh player lawan. Sebagian besar hero carry merupakan hero yang memiliki dps (damage per second) konsiten dan memiliki damage besar saat mid – late game. Hero carry biasanya dimainkan di area Safe lane dan di temani oleh player dengan role Support agar terhindar dari kematian.
Contoh hero Hard Carry : Anti Mage, Phantom Assasins, Sven, Juggernaut, dan lain sebagainya.

2. Posisi 2 : Midlaner / Semi Carry

Posisi 2 disebut dengan Midlaner. Peran player dengan role ini melakukan farming di bagian tengah lane. Istilah player dengan role Midlaner adalah semi carry atau Core 2. Midlaner akan efektif mengikuti war pada mid – late game. Biasanya hero midlaner memiliki burst damage yang besar.
Contoh hero Midlaner : Invoker, Storm spirit, Queen of pain, Sniper, dan lain sebagainya.


3. Posisi 3 : Offlaner

Posisi 3 disebut dengan Offlaner, Peran player role offlaner adalah mengisi lane bawah pada dire dan lane atas pada radiant atau sering disebut dengan Hard lane. Offlaner disebut juga dengan posisi 3 atau core 3. Ciri hero offlaner adalah hero dengan kemampuan escape, tankie, dan mempunyai skill penting yang bisa mempengaruhi tempo permainan. Sebagian besar offlaner tidak membutuhkan terlalu banyak gold, tetapi lebih butuh experience untuk mendapatkan skill penting miliknya.

Contoh hero Offlaner : Clockwerk, Slardar, Batrider, Tidehunter, dan lain sebagainya.


4. Posisi 4 : Semi Support / Jungler / Roaming Support

Posisi 4 disebut dengan Semi Support / Jungler / Roaming Support. Role player ini adalah sebagai “dokter” di dalam tim. Pada awal game biasanya role ini mendampingi role hard carry, kemudian bergerak melakukan roaming untuk membantu lane lainnya. Dalam hal farming, semi support mempunyai prioritas farming yang hamper mirip dengan role offlaner. Bedanya terletak pada prioritas itemnya. Semi support biasanya membuat urn of shadows,force staff,glimmer cape, dan lain nya. Sebagian besar hero semi-support biasanya telah efektif mengikuti clash di early game. Tetapi pada late game, role ini sangatlah rentan diincar oleh lawan.

Contoh hero Semi-support : Bounty Hunter, Enigma, Chen, Tusk, dan lain sebagainya.


5. Posisi 5 : Hard Support

Posisi 5 disebut dengan Hard Support. Player Hard Support biasanya tidak terlalu membutuhkan gold dan membutuhkan sedikit experience. Rata-rata hero hard support merupakan hero yang memiliki spell, disable, healing, dan memiliki basic attack yang kecil. Role hard support sangat efektif clash di early game. Ketika Mid-Late game, efektifitas hero hard support hamper sama dan bahkan lebih rentan lagi diincar untuk dibunuh oleh hero tim lawan.

Contoh hero hard support : Omni knight, Oracle, Dazzle, Bane, dan lain sebagainya


Nah itu dia informasi seputar game Dota 2 tentang Penjelasan lengkap Role Player di Dota 2, semoga bermanfaat.

Belum ada Komentar untuk "Penjelasan lengkap Role Player di Dota 2"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel



Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel